Langsung ke konten utama

Cerita Sang Terdidik

Cerita Sang Terdidik

Apakah menerima beasiwa adalah keharusan?? Atau menjadi suatu kebutuhan?? Atau bahkan hanya sekedar eksistensi sebagai (penerima beasiswa)..

Terlepas dari apapun tentang pertanyaan itu, sebentar kita review tentang "kemana uang beasiswa itu bermuara"

1. Mahasiswa tipe pertama yaitu yang benar-benar membutuhkan uang beasiswa untuk kebutuhan primernya sebagai contoh membayar UKT dan uang praktikum.
2. Mahasiswa tipe kedua ini membutuhkan beasiswa untuk memenuhi kebutuhan "sekunder atau tersier" you know what I mean..

Sederhananya seperti ini,
Saat seorang mampu makan di restoran mewah sementara saudara nya tak mampu utk membeli nasi...

Mungkin, sebagian teman-teman bilang "yaa silahkan berusaha sendiri"

Tetapi, ketika kita apply suatu hal yang kita sadar bahwa itu bukan hak kita adalah suatu hal yang mengurangi peluang bagi saudara kita yang lebih membutuhkan.

Bisa kawan-kawan bayangkan, mahasiswa yang berangkat dari keluarga yang kurang, merantau jauh, uang hanya cukup untuk makan dan harus bekerja untuk membantu biaya kuliah. Kemudian saat pengumuman pembukaan beasiswa sudah muncul dengan semangatnya ia apply dan tipe mahasiwa kedua yang berada di keluarga kecukupan melihat hal tersebut adalah peluang menambah pundi-pundi uang. Saat pengumuman lolos beasiswa mahasiswa tipe kedua lolos dan mahasiswa tipe pertama gagal, siapa seharusnya yang  bertanggung atas ketidakadilan ini?

Mungkin iyaa, tak mempan sumpah serapah apapun itu, tak ada beda kasta atau apapun itu..

Lalu jadii tolak ukur bagi kita, sebenarnya siapa yang punya hak atas itu? Siapa yang punya paten atas ituu??

Okee, mungkin semua orang punya hak yang sama,

Lalu kaji lagi, target nya siapa ??
Persyaratan nya ??
Apakah benar kita orang yang membutuhkan atau hanya rekayasa hitam diatas putih

Banyak hal yang harus nya pemicu untuk kita mencerna hal-hal tersebut salah satu nya teman-teman yang bisa kita selalu pikirkan "i know my own" apakah kita membutuhkan atau untuk kepuasan semata..



Sharing is Caring
Ini hanya sudut pandangku sebagai seorang mahasiswa..


Rylise

Komentar

  1. wah bagus nih. tp mhs kedua biasanya psling mengincar beasiswa yg ga ribet pengurusan berkasnya

    BalasHapus
  2. wah bagus nih. tp mhs kedua biasanya psling mengincar beasiswa yg ga ribet pengurusan berkasnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sudah memberikan tanggapan.. Iya benar, tapii ada beberapa syarat yang sering dipaksakan seperti "SKTM" dan sejenisnya.. Hal-hal seperti yang terkesan miris

      Hapus

Posting Komentar